Pencarian Mahir
 
 » Kategori  » Manajemen SDM : Kiat Memenangkan Persaingan Global
Resensi Terbaru
Izinkan Aku Mencintaimu
15 Jul 2014 | Oleh Evi Widiarti
Adis dan Lika adalah bos dan sekretaris di sebuah Wedding Organizer . Adis yang pendiam dan...
Lovhobia - Review
15 Jul 2014 | Oleh Evi Widiarti
Gefan, cowok sangar misterius dengan tato abstrak menyeramkan di lehernya, yang tidak percaya...
Manajemen SDM : Kiat Memenangkan Persaingan Global
Oleh:
Silahkan Login untuk memberi rating
Rating: 0/5 dari 0 pembaca
Resensi: 0 Resensi
ISBN : 9786029905700
Rilis : 2011
Halaman : 300
Penerbit : Gradasi Media Press
Bahasa : Indonesia

Tulis Resensi
Rp.60.000

Buku ini juga dikoleksi oleh :
Mengatur Pergantian Karyawan
Manajemen SDM

Oleh: Selvia Apriyani
Jumlah: 5 Buku
Dibuat: 18 October 2013
Lihat semua koleksi terkait »

Begitu banyak pembicaraan dan diskusi tentang hal-hal yang berkaitan dengan sumber daya manusia (SDM) pada umumnya dan tentang manajemen sumber daya manusia (MSDM) pada khususnya. Pembicaran dan diskusi tersebut diangkat oleh hampir semua disiplin ilmu dan berbagai profesi. Hal ini menunjukan betapa penting dan krusialnya masalah yang berkaitan dengan MSDM dan peran yang dimainkannya di dalam membangun bangsa, Negara, organisasi, perusahaan, kehidupan keluarga dan diri sendiri.

 

Sering kita temukan dalam berbagai pembicaraan bahwa keberhasilan suatu bangsa dan Negara memberikan keadilan dan kemakmuran bagi rakyatnya karena kehebatan kekualitas SDM untuk berproduksi, berkinerja dan berprestasi. Sebaliknya kegagalan suatu Negara untuk tumbuh, berkembang dan maju sebagaimana layaknya Negara-negara industri pada umumnya karena keberhasilan bangsa dan Negara itu di dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme SDMnya (penduduknya), meski mereka tidak memiliki sumber daya alam memadai seperti halnya Jepang, Korea Selatan, Hongkong, Taiwan, Singapura, Swiss dan beberapa Negara-negara lainnya di Eropa.

 

Keberhasilan tersebut direfleksikan oleh kemajuan yang dahsyat oleh tumbuh dan berkembangnya dunia usaha (bisnis), munculnya banyak wirausaha, dan tingginya nilai tambah dari hasil produksi di berbagai sektor seperti pertanian, perkebunan, perikanan, pertambangan, indusutri manufakturing, elektronika, otomotif, kedirgantaran, dan lain sebagainya.

 

Perhatian kita tertuju pada sebuah pertanyaan yaitu: mengapa Negara-negara yang kita sebutkan tadi berhasil memajukan berbagai sektor pembangunan mereka?. Jawabannya adalah, karena mereka memiliki teknologi. Bila jawaban ini kita usut, maka kita temukan fakta dan rasionalnya memperlihatkan bahwa teknologi berasal dan diciptakan oleh ilmu pengetahuan, dan ilmu pengetahuan diciptakan oleh oleh kegiatan Litbang (penelitian dan pengembangan- R&D). Sementara itu Litbang hanya berhasil bila ada SDM yang handal. Sedang SDM yang handal hanya tercipta oleh sebuah sistem pendidikan dan lingkungan masyarakat yang kondusif untuk tumbuhnya budaya intelektual yang tinggi, dan budaya itu sendiri tercipta oleh sebuah sistem kenegaraan yang demokratis yang memungkinkan rakyatnya untuk berekspresi, berkreasi dan berprestasi.

 

Sistem yang demokratis tercipta dengan baik oleh pemimpin (SDM) yang mempunyai nilai-nilai kualitas kewirausahaan yang tinggi. Semua ini harus dicarikan titik temunya. Setelah dikaji, maka titik temunya adalah SDM yang dapat menghasilkan para pemimpin dan pelaku ekonomi dan pembangunan yang memiliki kualitas yang handal. Kualitas SDM yang handal seperti yang dikembangkan oleh buku ini adalah SDM yang berbasis pada nilai-nilai kewirausahaan. Ini salah stau fakta yang memperlihatkan bagaimana Negara-negara industri maju saat ini mengawali proses pembangunannya.

 

Oleh karena itu pendekatan dan konspesi baru MSDM yang dikembangkan di dalam buku ini berorientasi pada satu pemikiran bahwa MSDM saat ini:

 

(1) Tidak hanya sekedar mempelajari SDM di dalam organisasi atau kantor saja, tetapi MSDM saat ini harus meliputi ruang lingkup yang lebih luas secara nasional, yaitu MSDM nasional yang berkaitan dengan manajemen kependudukan (population management) dalam perspektif persaingan global.

 

(2) Tidak hanya mempelajari dimensi nilai-nilai persaingan di dalam berbagai organisasi bisnis dengan tingkat displin kerja dan pelayanan yang tinggi, tetapi menerapkan nilai-nilai persaingan dengan berusaha memenangkan persaingan. Ini semua harus menjadi bagian yang penting di dalam manajemen SDM organisasi publik (pemerintah).

 

(3) Tidak hanya sekedar menghasilkan output di dalam organisasi seperti yang diperintahkan oleh pimpinan untuk dihasilkan, tetapi menghasilkan output dengan nilai tambah yang tinggi dengan kualitas produtivitas yang mampu bersaing dengan output SDM yang dihasilkan secara global.

 

(4) Tidak hanya sekedar meningkatkan kemampuan dan ketrampilan SDM agar dapat menghasilkan tingkat produktivitas yang ditargetkan, tetapi meningkatkan kualitas SDM dengan nilai kewirausahaan yang tinggi (entrepreneurial human resources) yang mampu melakukan rekayasa alternatif produk dan proses produksi agar lebih efisien, efektif, produktif dan optimal.

 

(5) Tidak sekedar mencetak SDM pemimpin hanya sekedar menjadi tokoh yang diutamakan, tetapi SDM pemimpinan yang diinginkan adalah pemimpinan yang mempunyai kualitas kewirausahaan yang handal (entrepreneurial leadership) yang melakukan dan memimpin rekayasa perubahan dan kemajuan yang signifikan.


Rp.60.000

Mudah Beli Pulsa