Pencarian Mahir
 
 » Kategori  » Kesehatan  » Resep Panjang Umur Sehat dan Sembuh
Resensi Terbaru
Melati dalam Kegelapan
26 Nov 2014 | Oleh Evi Widiarti
Melati dalam Kegelapan adalah sebuah novel thriller bernuansa mistis yang mengisahkan seorang...
Cinta Putih di Bumi Papua
26 Nov 2014 | Oleh Evi Widiarti
Bukankah akan baik jika semua orang di dunia ini menjadi pecinta? Sebab pecinta biasanya...
Resep Panjang Umur Sehat dan Sembuh
Oleh:
5
Silahkan Login untuk memberi rating
Rating: 5/5 dari 1 pembaca
Resensi: 0 Resensi
ISBN : 9795239929
Rilis : 2009
Halaman : 88
Penerbit : Dian Rakyat
Bahasa : Indonesia

Tulis Resensi
Rp.50.000

Kategori terkait
Buku Terkait
Saya Pilih Sehat dan Sembuh
Sehat Sejati Yang Kodrati
Saya Pilih Sehat dan Sembuh
Menghibur dan Mendidik anak
The Miracle of Enzyme (gold edition)
Cake & Cookies Resep Antigagal
Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak
Hidup Bahagia Bersama Asisten Rumah Tangga  Cara Jitu Melatih Babysitter dan Pembantu Mengerjakan Tugas Mereka
100 Resep Jajan Pasar Paling Diminati untuk Jualan
60 Resep Masakan Favorit Anti Gagal

Dr. Tan Shot Yen, dengan bukunya Saya Pilih Sehat dan Sembuh -yang hanya dalam waktu 3 bulan dicetak ulang ke dua kalinya - mendapat desakan untuk berjalan lebih jauh lagi.

Bila di buku sebelumnya ia banyak menjelaskan tentang transformasi cara pandang 'mengobati' menjadi 'menyembuhkan' maka kali ini fokusnya terletak pada transformasi cara makan manusia. Tepatnya, transformasi mengunyah kembali ke makanan alamiah manusia sebagaimana telah disediakan oleh alam, bukan oleh industri pangan atau globalisasi politik ekonomi dengan investasi produk  makanan ciptaan orang.

Bersama dengan Hindah Muaris, ahli kuliner sekaligus pakar teknologi pangan, buku ini membahas semua penjelasan tentang keampuhan gizi lalapan, menjadikan sumber bacaan istimewa. Bukan buku resep juga sebetulnya. Karena, prinsipnya manusia tidak membutuhkan resep masak. Setiap masakan dihidangkan hampir semua nilai gizi dan pasti, nilai gizi TERBAIK sudah hilang sama sekali.

Jadi buat apa lagi memasak? Satu-satu yang menikmati masakan hanyalah lidah dan dorongan Dopamin - Suntansi 'penagih' yang dimiliki oleh pecandu.


Buku ini adalah buku tentang kesehatan, kuliner, utamanya makanan sehat untuk kehidupan kita sehari-hari.


Rp.50.000

Bila Ternyata, Kita Tidak Membutuhkan Resep Masakan

 

Anda gemar memasak? Gemar bikin masakan yang direbus hingga sayur menjadi sangat empuk?  Mungkin anda perlu berpikir ulang, karena menurut buku ini, pada prinsipnya manusia untuk sehat, tidak membutuhkan resep masak. Karena setiap masakan menghilangkan hampir semua nilai gizi dan yang pasti, nilai gizi TERBAIK sudah hilang sama sekali.

 

Lantas apa pula makanan yang baik itu?

Ternyata, makanan yang bergizi lengkap dan sangat baik untuk kesehatan tubuh kita, adalah makanan mentah atau Raw food. Ya, karena pada hakekatnya, sayur dan buah adalah karbohidrat, karena apabila dipecah dalam proses pencernaan keduanya menjadi gula. Jadi sayur dan buah bukan hanya sekadar sumber serat, vitamin, mineral, atau antioksidan. Raw food, sangat berguna untuk tubuh menjadi lebih sehat, dan membuat kita bisa berumur panjang.

 

Raw food terbaik sebenarnya adalah semua jenis kecambah dan sayur muda, termasuk buah mengkal, yang ditanam pada lahan subur yang masih “perawan” (pristine), tanpa polusi/cemaran tanah.

 

Dalam buku ini juga dijelaskan tentang beberapa mitos makanan yang konon ‘sangat bermanfaat’ akan tetapi setelah diteliti lebih lanjut, tidak terlalu banyak kandungan vitamin maupun kalium di dalamnya yang berguna untuk tubuh kita.

Contohnya adalah buah Pisang. Pisang ternyata tidaklah sehebat yang disangka.  Menurut literatur, buku Enter The Zone,  oleh Sears B, yang dipublikasikan oleh New York: Harper Collins Publisher, 1995 masalah terbesar  yang ditemui pada pisang adalah nilai glikenik indeksnya yang tinggi, yaitu cepat diubah menjadi gula. Ini sangat mengacaukan kadar gula darah manusia. Dampaknya bukan saja mempertahankan kegemukan, tapi begitu gula darah meroket maka insulin akan ikut melonjak dan hormone eikosanoid yang buruk pun ikut-ikutan naik, dengan dampak: penyempitan pembuluh darah.

Dari  tabel  komposisi pangan Indonesia yang diterbitkan oleh Persatuan Ahli Gizi Indonesia 2009, TIDAK DITEMUKAN kalium dalam pisang ambon, pisang raja dan pisang mas (Kalium 0 mg / 100 gram pisang) Pisang kepok:  ditemukan kalium sebanyak 300 mg / 100 gram. (hal. 12).

 

Selain itu, juga diungkapkan beberapa penyajian makanan yang salah kaprah. Apa saja dan bagaimanakah itu? Sepertinya jika Anda memang ingin mencoba menjalani hidup dengan makanan-makanan mentah untuk kesehatan Anda, Anda wajib untuk memiliki buku ini.

 

Selain dicetak  full color dengan art paper, buku ini juga lengkap dengan 32 variasi menu raw salad untuk makan sehari-hari.

 

Anda ingin mencoba? Sepertinya Anda harus menahan diri terhadap godaan, makanan “umum” seperti pecel lele, ayam goreng, soto, bakso, ketoprak, nasi goreng, kwe tiauw, dll  yang pastinya berseliweran di hadapan kita dan cenderung lebih mudah didapat.

 

 

Mudah Beli Pulsa