Pencarian Mahir
 
 » Kategori  » Sejarah & Budaya  » Morfologi Bahasa
Resensi Terbaru
Anjing Kocak Bernama Spank
17 Sep 2014 | Oleh Dewi P.
Normal 0 false false false...
THE CASUAL VACANCY: THE STORY ABOUT SMALL TOWN
16 Sep 2014 | Oleh Evi Widiarti
Akan kuceritakan padamu sebuah kisah tentang kota kecil: Pagford.... Kau akan...
Morfologi Bahasa
Oleh:
Silahkan Login untuk memberi rating
Rating: 0/5 dari 0 pembaca
Resensi: 1 Resensi
ISBN : 9794033561, 9789794033562
Rilis : 2007
Halaman : 134
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama (GPU)
Bahasa : Indonesia

Tulis Resensi
Buku tidak tersedia
Buku Terkait
 
Etiket Bisnis Jepang
Morfologi (Bentuk, Makna & Fungsi)

Salah satu cabang linguistik yang perlu dikuasai oleh para calon ahli bahasa ialah morfologi. Morfologi adalah ilmu tentang morfem yaitu satuan bentuk bahasa terkecil yang memiliki makna relatif dan kombinasinya. Morfologi menjadi mata kuliah wajib untuk mahasiswa linguistik di perguruan tinggi. Dengan buku ini, Jos Daniel Parera-dosen senior di Universitas Negeri Jakarta-membantu para mahasiswa dan peneliti bahasa untuk memahami apa dan bagaimana morfologi serta hal-hal yang berkaitan dengannya. Seperti konsep & pencirian kata, konsep awal & klasifikasi morfem, juga  morfofonemik yang dijelaskan dengan mendetail dan saksama.


Buku tidak tersedia
morfologi sebagai ilmu telaah bahasa
Oleh: - 12 June 2010

Judul Buku    : Morfologi Bahasa

Penulis            : Jos Daniel Parera

Penerbit         : Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tebal Buku    : 215 halaman

Harga Buku   : Rp.32.500,00

Cetakan          : Agustus 2007

 

 

Morfologi Sebagai Ilmu dalam Telaah Bahasa

 

 

Buku Morfologi Bahasa ini adalah buku yang ditulis oleh Jos Daniel Parera. Ia  adalah seorang mahasiswa lulusan fakultas sastra Universitas Indsonesia tahun 1964. Selain itu, ia juga berfrofesi sebagai seorang mahaguru pada FKSS, Depsos, FPBS, FBS IKIP, UNJ, dan pada beberapa perguruan tinggi swasta di Jakarta. Beberapa  bukunya yang pernah diterbitkan adalah Stusdi linguistik Historis Bandsing (1987), Kajian Lingustik Umum, Historis, Komparatif, dan Tipologi Struktural (Edisi kedua, 1991), Teori Semantik (1991, Penerbit  Erlangga), Morfologi Bahasa (1988, 1990), Sintaksis ( Edisi kedua, 1991), Belajar Mengemukakan Pendapat ( 1987, 1990, 1992, Penerbit Erlangga), Keterampilan Bertanya dan Menjelaskan ( Edsisi kedua, 1992, Penerbit Erlangga), Lingustik Edukasional  ( 1987,1983, Penerbit Erlangga), Fonetik dan Fonemik (1986), Menulis Tertib dan Semantik ( 1986, 1990, 1993, Penerbit Erlangga ), Leksikon Pembelajaran Bahasa (1993), Pandai Berbahasa Indonesia SMP (1994,2000, 2004, PT Balai Pustaka), Terampil Berbahasa Indonesia 2 dan 4 SMU ( 1996, 2000,2004, PT Balai Pustaka ), Petunjuk Guru : Pintar Berbahasa Indonesia 1,2, dan 3 SLTP ( 2000, PT Balai Pustaka ), Petunjuk Guru : Terampil Berbahasa Indonesia untuk SMU Program Bahasa (2000, Depdiknas ), Pedoman Kegiatan Belajar Mengajar Bahasa Indonesia : Landas Pikir, Landas Teori (1996, Grasindo ), Keberbahasaan dan Kepenulisan Bahasa Indonesia untuk Penulisan dan Penyuntingan Buku Pelajaran ( 2000, Depdikbud ), Teori Semantik ( Edisi Kedua, 2004, Penwerbit Erlangga), Dasar-dasar Analisis Sintaksis, Penambahan dan Perluasan ( Edisi ketiga, 2006, Penerbit Erlangga), dan Filsafat Bahasa ( Terbit akhir 2006).

Secara fisik, buku ini terlihat sangat menarik sehingga tak heran buku ini dapat menarik perhatian para pembacanya. Sampul bukunya yang didesain dengan warna yang menarik dan diberikan tambahan bunga matahri dengan tulisan “ Morfologi “ yang terletak pada bagian bunganya dengan sentuhan warna putih, hal inilah yang membuat buku ini terlihat sangat menarik. Selain itu, bagian isi buku juga ditulis dengan sangat jelas, tidak  terlihat adanya tulisan-tulisan yang seperti tidak jelas.

Morfologi bahasa adalah salah satu cabang linguistik yang perlu dikuasai oleh para ahli bahasa. Morfologi itu sendiri dapat diartikan sebagai bagian dari struktur bahasa yang mencangkup bagian-bagian kata. Secara umum, para pemakai bahasa dapat dengan mudah membentuk kalimat dengan kata dan dapat pula memisahkan kalimat menjadi kata-kata. Para linguis ingin memberikan definisi kata dari segi makna, pendapat para linguis pada umumnya ialah bahwa kata harus dilihat dahulu dalam hubungan sintaksis morfologi dan dari segi fonologi semantik. Kata mewmiliki kekuatan untuk menjadi calon kalimat minor, kecuali kelas kata partikel. Bloomfliesd juga memberikan definisi morfem sebagai suatu bentuk  bahasa yang sebagaimana tidak mirip dengan bentuk lain, baik bunyi maupun arti adalah bentuk tunggal. Analisis dan klasifikasi pelbagai bentuk wujud atau realisasi yang menngambarkan morfem tersebut disebut dengan morfofonemik. Nama morfofonemik  tersebut lebih  menggambarkan hubungan antara morfem dan fonem.

Secara umum, buku yang ditulis oleh seorang pengarang bertujuan agar buku tersebut dapat bermanfaat bagi para pembacanya. Buku morfologi bahasa yang ditulis oleh Jos Daniel Parera ini tidak hanya diperuntukkan kepada orang-orang yang mendalami profesinya di bidang tersebut. Tetapi juga akan sangat bermanfaat dibaca oleh orang-orang yang berminat mendalami pengetahuannya di bidang telaah bahasa insdonesia. Selanjutnya jika dilihat dari sisi judul buku “ Morfologi Bahasa”  para pembaca akan dapat langsung mengambil gambaran umum isi buku tersebut. Selain itu, buku ini adalah buku edisi kedua yang kembali diterbitkan dengan menambahkan uraian-uraian pada bab-bab bagian akhir. Dalam bukunya Jos Sdaniwel Parwera lebih banyak menggunakan istilah-istilah dalam bidang morfologi,oleh karenanya pembaca haruslah mengetahui pengertian istilah-istilah tersebut dari sumber lain, sedang dibagian akhir buku penulis tidak menyertakan pengwrtian istilah-istilah yang sering digunakan. Organisasi buku jika dilihat berdasarkan hubungan antara bagian atau antar bab di dalam buku jelas terlihat adanya  kepaduansdan kejelasan. Seperti halnya yang terlihat pada bab pertama, kewsdua dan pada bab-bab selanjutnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengarang ingin menjelaskan terlebih dahulu kepada pembaca bagian-bagian yang dianggap merupakan bagian dalam artian khusus yang kemudian dilanjutkan ke bagian yang sdianggap lebih luas. Dalam  buku ini, penulis juga banyak memberikan contoh-contoh selain bahasa Indonesia yaitu dengan menggunakan bahasa Inggris. Penulis tidak menyajikan adanya contoh-contoh yang menggunakan bahasa-bahasa daerah yang berasal dari Insdonesia. Hal ini tidak sesuai dengan tujuan yang disampaikan oleh penulis, yaitu dalamhal telaah bahasa Indsonwesia. Salah satu kelebihan lain yang dimiliki buku ini adalah dibagian awal hampir di setiap bab, penulis juga memberikan bagian yang sdisebut dengan pengantar bab. Bagian ini berisi gambaran umum isi bab yang akan dibahas. Hal ini juga akan mempermudah para pembaca sehingga terlebih dahulu dapat mengetahui gambaran umum isi bab sebelum ia membacanya. Hal lain yang juga merupakan kelebihan buku ini adalah pada bagian akhir buku, penulis melampirkan lampiran yang dikutip dari berbagai sumber dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan pembaca tentang pembahasan-pwembahasan yang ada di dalam buku ini. Oleh karena itu, buku ini akan sangat bermanfaat untuk dibaca.  

Lihat Semua Resensi (1)
Mudah Beli Pulsa