Bookoopedia.com, book by your side
Promo Kemerdekaan HUT RI ke-63
 
 
Keranjang Kosong
Sub totalRp.0
 
Search Books  
 
Kata kunci:
Advanced search
 
Beli Voucher Online  
 
 
 
 
 
Promo Kemerdekaan HUT RI ke-63
15.08.2008
Diskon Up To 50% khusus untuk buku-buku Promosi dan GRATIS ongkos kirim ke seluruh wilayah Indonesia. Dapatkan sekarang juga, stok terbatas...
PG-1 Dompet Internet: Paspor Anda menuju belanja online!
08.07.2008
Berbelanja melalui internet kini akan semakin mudah, aman dan menyenangkan dengan menggunakan dompet internet PG-1.
Mengapa Belanja Menggunakan PG-1 ?
07.07.2008
Ingin belanja tapi belum punya Dompet Internet PG-1 ? Tunggu apalagi? Cek keunggulannya disini dan daftar sekarang juga..!!
Gratis Ongkos Kirim
06.07.2008
Bebas Ongkos Kirim ke seluruh wilayah Indonesia. Tanpa syarat apapun.
 
 
 
Boulevard de Clichy: Agonia Cinta Monyet
5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang
28.08.2008 11:20:29
  Kota Paris sebagai salah satu Kota termasyur di dunia dengan Menara Eiffel-nya, sering kali diangkat kedalam sebuah kisah baik oleh pengarang,pelukis,sutradara film dan lain-lain untuk...
Pikiran tidak pernah mati
5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang
27.08.2008 16:36:16 - Anggi Hafiz Al Hakam
Bila jurnalisme hidup dengan fakta, maka sastra hidup dalam pikiran. Buku ini membahas bagaimana pikiran tidak pernah bisa mati, kalau pun bisa hanya menghalanginya saja seperti masa orde baru...
Linguae
4 bintang4 bintang4 bintang4 bintang4 bintang
27.08.2008 16:32:29 - Anggi Hafiz Al Hakam
" Aku tidak pernah keberatan menunggu siapa pun berapa lama pun selama aku mencintainya" - Linguae Ada 14 cerpen dalam buku ini yang kesemuanya membahas dan dilandasi cinta. Perjuangan...
 
 
Customer Support  
 
 
Bisnis 2030, The Ultimate Business Opportunities Pay Global One, give you an easier way to pay through the world

Bookoopedia.com: Berita dan Resensi

 
Home » Catalog » Istana Kedua
Istana Kedua
[45-07-4967]
Oleh: Asma Nadia
 
Istana Kedua

 Rp.29.000

Beli
ISBN:9792230459
Rilis:2007
Halaman:248p
Penerbit:Gramedia
Bahasa:Indonesia
Penilaian Editor:5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang
Penilaian Pembaca:belum dirating

Lihat resensi pembaca (0)   Tulis Resensi

Featured BookNew Book
5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang
Favorite Book

Mei Rose:
"Aku telah merampas sesuatu yang paling berharga dari hidupnya. Dan sangat wajar jika perempuan ini datang dengan segunung lahar api. Hm... koreksi. Aku tidak merampas apa pun, aku hanya memaksanya berbagi."

Arini:
"Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki, kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?"

Dongeng yang retak-retak.
Peristiwa tragis dan e-mail aneh dari gadis bernama Bulan.
Sementara seseorang berjuang melawan Tuhan, waktu dengan sabar menyusun keping-keping puzzle kehidupan yang terserak, lewat skenario yang menakjubkan.

***

Para penulis perempuan seperti gumpalan burung yang jatuh dari udara, menyerbu kehidupan sastra Indonesia, memasuki milenium ketiga. Masing-masing dengan dunianya. Ada yang cerdas, radikal, bebas, bahkan lebih gila dari lelaki. Tetapi ada yang gaul, melankolis, puitis, komunikatif, santun, namun sesungguhnya memberontak.

Arini berhenti berlari. Tak lagi berusaha menghindar dari luka, papar Nadia mengakhiri kisahnya.

Sebuah suara lirih yang menggelegar karena menunjukkan tekad yang menjadi wajah lain dari langkah perempuan Indonesia masa kini.
(Putu Wijaya, seniman)

"Dengan kepiawaiannya mengeksplorasi dunia kata, Asma Nadia memotret poligami dari semua sisi: sisi suami, sisi "korban"---dalam hal ini istri pertama---dan sisi perempuan pemilik Istana Kedua. Kisah yang sangat menyentuh dan membuat saya jadi ingin "mewajibkan" semua laki-laki membaca novel ini."
(Dewie Sekar; penulis Zona @ Tsunami, Perang Bintang, dan Zona @ Last)

***

Asma Nadia telah menulis sejumlah cerpen, novel, nonfiksi, dan skenario teve. Buku pertamanya terbit tahun 2000 dan sejak itu 32 karya telah diterbitkan.

Pemenang tiga penghargaan Adikarya Ikapi ini tahun 2005 dinobatkan sebagai peserta terbaik Majelis Sastra Asia Tenggara. Naskah teaternya "Preh" merupakan salah satu naskah terbaik Lokakarya Perempuan Penulis Naskah Drama dan diterbitkan dalam dua bahasa oleh Dewan Kesenian Jakarta.

Tahun 2006 Asma terpilih untuk mengikuti program writers in residence dan tinggal di Korea Selatan selama 6 bulan. Akhir tahun yang sama Asma diundang untuk menjadi pembicara dalam The 2nd Asia Literature Forum di Gwangju.

Penulis yang sangat mensyukuri keterlibatannya dalam dunia menulis ini percaya, kegiatan menulis memiliki kekuatan untuk mengasah kemanusiaan, karena itu ia merasa perlu mengajak generasi muda untuk menulis, lewat program Penulisan Cerita Pendek (Pulpen) yang digagasnya.

Saat ini Asma Nadia bekerja sebagai CEO Lingkar Pena Publishing House.
Related categories:Novel Fiksi & Cerpen
Edit Beli
Resensi Editorial
Istana Kedua-Asma Nadia
5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang5 bintang

Kisah Poligami selalu menarik untuk disimak meskipun sudah berulang-ulang dibahas baik di bisik-bisik dengan tetangga, forum, film, koran, majalah, cerpen, novel, tv, radio, internet.. dan tak bosan-bosannya untuk dibahas dan dibahas lagi. Ibarat cinta dan benci, seperti dua sisi mata uang yang tak terpisahkan dan terus menjadi sumber inspirasi.. 

Perkawinan,perselingkuhan,poligami, saat ini sudah seperti 3 sisi segitiga yang manyatu, sudah sesuatu yang dianggap biasa. Tapi, benarkah harus seperti itu? 

Novel berjudul Istana Kedua karya novelis laris Asma Nadia ini, menghadirkan lagi kisah poligami yang dilihat dari ‘kaca matanya’ yang mungkin tidak semua orang bisa memandang dengan sudut yang sama. Asma bertutur dengan lembut khas tulisannya, namun terasa sangat tajam dan menusuk. Ada bagian-bagian dimana sebuah pemberontakan yang nyata dalam tulisannya. 

Apakah perempuan ditakdirkan untuk disakiti? Dan laki-laki bisa melenggang saat melakukan perselingkuhan dan poligami? 

Asma menghadirkan 3 tokoh utama, 

Arini-penulis yang cukup sukses,lulusan IPB dan seorang istri yang cantik lembut dan sabar, tipikal ibu rumah tangga sejati-. 

Andika Prasetya –suami baik-baik,dosen dan tipikal suami dan bapak yang baik-. 

Mei Rose –Wanita keturunan tionghoa yang kurang beruntung dalam cinta dan keluarga, namun cukup beruntung dalam karir, tidak terlalu cantik dan ingin mengakhiri penderitaan hidupnya dengan bunuh diri-. 

Lantas apa hubungan ketiganya? Kisah bergulir dengan perlahan, Saat-saat bahagia Arini yang menikah dengan Pras dan kehidupan bak dongeng. Keluarga yang di karuniai 3 orang anak membuat kebahagiaan bertambah lengkap. Lalu apa yang salah? Tidak ada satu kesalahanpun sampai suatu ketika Pras menolong seorang wanita yang mengalami kecelakaan. Wanita keturunan tersebut mengenakan baju pengantin dan dalam keadaan hamil besar,dia adalah Mei Rose. 

Kejadian demi kejadian seperti tersusun bak puzzle yang tak bisa dihindari dan dirubah susunannya. Mei Rose masuk dalam kehidupan perkawinan Pras dan Arini. Semua berbalik. Kebahagiaan menjadi penderitaan. Kecintaan menjadi Kebencian dan kesempurnaan menjadi kehancuran. 

Apa yang kemudian terjadi dalam hidup Arini, Pras dan Mei Rose selanjutnya? 

Asma tidak memberikan doktrin tentang poligami maupun secara frontal menentang poligami. Namun ada kejadian logis yang sepertinya ingin disampaikan, bahwa poligami adalah sesuatu yang absurd. Tak mudah dijabarkan kemudian mengkotakkannya menjadi sesuatu dalam kelompok hitam atau putih. 

“Ketika dia tak tahu bagaimana harus memilih, hidup memilihkan jalannya sendiri”(hal.190) 

Jika penasaran seperti apa poligami dalam kacamata Asma Nadia dan bagaimana poligami bisa menghancurkan sekaligus menyelamatkan hidup seseorang, Novel ini sangat layak untuk jadi pertimbangan bacaan. Selain tidak ada bahasa bertele-tele dan kesan menggurui maupun mendoktrin tentang sesuatu. Jangan lewatkan!.

 


Beli
How to Shop | Order and Return Policy | Privacy Policy | Publisher CLICK HERE | Writer CLICK HERE | Contact Us© 2008, Bookoopedia.com or its affiliates. All Rights Reserved.