Buku ttg politik bisa menarik juga ternyata Oleh: ANgel - 11 November 2009
    
Biasanya saya malas membaca buku dengan tema politik. Tapi waktu tanpa sengaja saya melirik cover buku ini, saya agak tertarik. Keeenam profil presiden Indonesia ditampilkan dengan mengutip kalimat-kalimat khas mereka. Soekarno: "Gooi Mij Eruit" Soeharto: "Daripada yang mana melakuken siapanya padanya..." Habibie: "Masak orang pintar bisa keliru?!" Megawati: "Sudah ya, kamu aja yang mutusin" Gus Dur: "Gitu aja koq repot..." SBY: "?!" Kutipan-kutipannya betul-betul memancing rasa penasaran saya. Memang apa sih artinya "Gooi Mij Eruit"? Trus kenapa SBY cuma dikasih tanda tanya dan tanda seru? :) Prof. Dr. Tjipta Lesmana, sebagai seorang ilmuwan komunikasi, mengulas gaya komunikasi politik keenam presiden kita tersebut. Meskipun sebetulnya ini buku "serius", tapi gak membosankan karena di sana sini si penulis mengutip cerita dari para narasumber (kebanyakan menteri) yang pernah bekerja bareng dengan Pak Harto, Habibie, Mega, Gus Dur, dan SBY. Saya serasa mengintip ke dalam bilik pribadi dunia elite politik, mendapati bahwa Megawati segitu antipatinya sama SBY, atau Habibie yang ternyata benar-benar pintar meskipun selama dia memerintah sepertinya di-under estimate, bahkan pola tidurnya Gus Dur. Bagaimana cara marahnya presiden-presiden itu, cara mereka bereaksi terhadap kritik, ternyata ya manusiawi juga. Selagi membaca buku ini saya berulang kali nyengir atau membatin sendiri... "Oooohh ternyata begitu tho". Kadang saya geli (dan heran) dengan ulah beliau-beliau para pemimpin negara ini, tapi kadang juga kagum. Acungkan jempol deh untuk buku ini! Highly recomended. |