Sepuluh penyair yang kebetulan perempuan yang biasa menulis di jejaring sosial Facebook, Sabtu 20 Februari 2010 lalu meluncurkan buku antologi puisi mereka yang berjudul “Merah Yang Meremah” bertempat di Pusat Dokumentasi HB Jassin, TIM Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Para sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang tergabung dalam Group Pembuatan Buku-buku untuk Kemanusiaan, berhasil menerbitkan enam buku untuk disumbangkan bagi kemanusian. Penerbitan buku-buku tersebut diilhami dari bencana alam gempa yang melanda Sumatera Barat, 30 September 2009.
Oleh: Dr. Sabariamsyah, S.Pd, M. Hum
(Praktisi Pendidikan di Jepang)
Berbagai peristiwa penting atau berkesan dalam kehidupan, menjadikan setiap orang akan selalu berbeda cara dalam...
Buku ini dilatarbelakangi oleh gambaran problematika moneter & perbankan di negara Amerika Serikat, walau runtutannya disampaikan secara singkat namun terasa utuh untuk memahami betapa bahayanya...
Sampul Belakang Buku ini akan membuka pintu bagi orang yang tak pernah memperhitungkan kebenaran reinkarnasi. -- Richard Sutphen, penulis Past Lives, Future Loves
Dr. Weiss memadukan psikoterapi konvensional dan eksplorasi alam spiritual pasien. -- Joel Rubinstein, M.D., mantan instruktur psikiatri di Harvard Medical School
Sebuah eksplorasi yang menarik, ditulis dengan apik, dan membuat kita berpikir keras mengenai pengaruh terapi kehidupan-lampau terhadap perilaku saat ini. Anda tak akan meletakkan buku ini tanpa merasa empati terhadap kesimpulan Dr. Weiss. -- Andrew E. Alaby, M.D., M.P.H., Direktur Medis, Fair Oaks Hospital
Buku yang sangat berani ini telah membuka pintu menuju persilangan antara ilmu pengetahuan dan metafisika. Bacaan wajib bagi mereka yang mencari jati diri. -- Jeanne Avery, penulis Astrology and Your Past Lives
Many Lives, Many Masters Oleh: Rosalia Meryana - 09 July 2008
Percaya dengan reinkarnasi? Jujur aku ga percaya, hanya pengen tahu aja..... Klo penasaran... buku ini bisa membuka wawasan kita tentang hal itu...
Many Lives, Many Masters merupakan kisah nyata Catherine (pasien) dalam melepaskan ketakutan2 yg selalu menghantui-nya dengan bantuan Dr. Brian Weiss (psikater sekaligus penulis buku ini).
Awalnya, selama delapan belas bulan dengan pertemuan 1-2 kali seminggu, Catherine sama sekali tidak mengalami kemajuan. Kemudian Catherine menceritakan saat mengunjungi pameran Mesir Kuno di Chicago dan dapat mengoreksi keterangan pemandu yang salah.. padahal sama sekali tidak pernah mempelajarinya.
Sejak itu Dr Brian meng-hipnotis Catherine (sebelumnya tidak mau), dan pada pertemuan ke-2 muncul –lah kehidupan masa lampau Catherine tahun 1863 SM. Ternyata reinkarnasi beneran ada ya...
Setelah mengetahui kehidupan2 sebelumnya dan penyebab ketakutan2-nya, Catherine berangsur2 membaik selain itu intuisi-nya pun menjadi tajam. Terungkap juga bahwa Catherine telah menjalani 86 kehidupan. Hm banyak juga ya...
Selain itu, banyak kata2 bijak yg muncul saat Catherine di hipnotis, salah satunya "Setiap orang harus memperhatikan dirinya masing2.. dengan membuat dirinya sendiri... utuh. Kita harus belajar.. kita semua. Semua ini harus dipelajari satu per satu... sesuai urutannya. Hanya dengan begitu kita dapat mengetahui apa yang diperlukan orang berikutnya, apa yang kurang dari dirinya atau diri kita, untuk membuat diri kita utuh"