Sepuluh penyair yang kebetulan perempuan yang biasa menulis di jejaring sosial Facebook, Sabtu 20 Februari 2010 lalu meluncurkan buku antologi puisi mereka yang berjudul “Merah Yang Meremah” bertempat di Pusat Dokumentasi HB Jassin, TIM Jakarta.
JAKARTA, KOMPAS.com - Para sastrawan dari Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam yang tergabung dalam Group Pembuatan Buku-buku untuk Kemanusiaan, berhasil menerbitkan enam buku untuk disumbangkan bagi kemanusian. Penerbitan buku-buku tersebut diilhami dari bencana alam gempa yang melanda Sumatera Barat, 30 September 2009.
Buku ini dilatarbelakangi oleh gambaran problematika moneter & perbankan di negara Amerika Serikat, walau runtutannya disampaikan secara singkat namun terasa utuh untuk memahami betapa bahayanya...
Oleh : Muhammad Dullah Rivani
(Pemerhati Sastra dan Agama, bermukim di Doha, Qatar)
Puisi-puisi karya Leonowens SP, merupakan karya yang dibuat dengan kepekaan tinggi terhadap...
Karmakala adalah karya puisi yang berkisah pada rentang pemberontakan akal, jiwa, nurani, dan raga manusiawi dalam setiap sisi kehidupan. Karya puisi panjang ini, setiap baitnya adalah kisah dan kejadian yang sarat akan makna. Merupakan hal yang saling tarik menarik antara kebajikan, kebenaran, dan penghancuran terhadap keduanya. Hingga mencoba menarik garis takdir dan karma, yang kerap menjadi cermin ketidakberdayaan atau pergumulan manusia untuk menakluknya.
Dan permakluman Tuhan oleh kesalahan di butiran manusiawi ciptaannya, tiada disentuhmu! Selama ragam tuhan, memanjangkan karunia sang Tuhan pada berkahnya yang sekarat. Mungkin kita tergali, semasa karsa manusiawi nan menggugah rahasia pelbagai tuhan, hingga maut…
Menelisik makna cinta antara kepak kehidupan atau kematian, kau mengurai rasa itu, mungkin berbelah selepas nurani melarut nyata dengan malamku. Dan kau mewujud angin, sepatah dingin tak menjerang jalan-jalan menjadi kebajikan terkulai! Hingga tanda menghunjuk penjara nodaku.
"KARMAKALA" dan "RAGAKALA," merupakan
kumpulan puisi karya Leonowens SP. Termasuk puisi balada yang berkisah tentang
hidup dan kehidupan manusia, melalui pikiran dan perasaan yang berintikan
budaya universal, dan tidak terikat dengan ruang dan waktu tertentu. Penyair
Leonowens SP yang esais ini, telah lahir dan hadir dengan suara dan warna
tersendiri dalam percaturan dunia sastra modern yang mengglobal (mendunia).
Sajak-sajaknya yang khas, unik, dan sangat bernilai; merupakan saksi jaman
sekaligus membuka jendela dunia yang membutuhkan wawasan anggun dan agung.
Tentu saja, kumpulan puisi ini sangat pantas ditelaah oleh semua angkatan
sastra yang pernah hadir di Republik Indonesia tercinta ini.
DINULLAH RAYES, Sastrawan/Penyair Senior Indonesia. Tinggal di Mojokerto & Sumbawa Besar.