Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kami kepada Pelanggan, maka seluruh staff akan menjalankan training diluar kota pada tanggal 26 - 30 Januari 2010. Oleh karena itu, selama masa training, order akan diproses dan dikirim pada tanggal 1 Februari 2010.
Menguak Jiwa Penyair Perempuan di Dunia Maya
Oleh: Kurniawan Junaedhie
Kriteria apa yang dipakai untuk memuat puisi para penyair yang ada di Facebook ke dalam buku ini? Tidak ada. Malah...
Sepengetahuan saya sebagai pengamat mass media public di Europe, penerbitan buku 'Padang 7,6 Scale Richter' diperbincangkan hangat dan memukau di kalangan sasterawan dan universiti negeri tenggara...
- Sinopsis dibawah ini terakhir kali diedit oleh Bani Telaumbanua pada tanggal 20 January 2009 09:07:11 -
Kalau seandainya aku mati, aku berharap menjadi seekor kunang-kunang. Aku akan terbang menemani malam. Aku tak kan kesepian lagi karena alam akan menjagaku di setiap langkah hidupku...
Itulah ucapan Bayu yang masih terngiang-ngiang di telinga Kiki. Bayu yang telah pergi dan meninggalkan Kiki dalam sebuah kesenyapan tanpa batas. Rasa cinta dan sayang Kiki terhadap Bayu tak mudah menguap oleh waktu. Dia terus ada dan terus ada. Bagai kunang-kunang yang yang datang tiap malam memberi terang pada malam-malam yang Kiki lewati.
Akankah Kiki terus hidup dalam kenangan?
Akankah kisah ini hanya menjadi sebuah mimpi buruk?
KIsah ini akan mengajak kita untuk tetap bersabar. Hanya ada satu jalan untuk menghadapinya dan jalan tersebut terdapat di dalam buku ini.
selamat y dek,,, berkarya terus!! btw buku ini pengalaman pribadi ya?? hehehe... bani kunang-kunangnya dan abang itu malam harinya :) cuit-cuiiittt... cucok dech!! suksess sll ya dek..
Selamat Oleh: Riyanti Sianturi - 11 March 2009
Wah, selamat ya "Dek" Bani, semoga karyanya semakin dicintai orang banyak, sukses selalu
Masa Oleh: Elis - 11 March 2009
saling mencintai tapi nggak pernah bersama di waktu yg tersisa di detik ini ? wuii ... nggak kebayang deh.