Aq suka buku ini, sangat memperlihatkan segala sifat dasar manusia, yang ingin tetap muda, suka uang, dan segala macam jenis kejahatan yang walaupun di masa depan tetap terlihat menggoda.
Cuma...
+ A New York Times Editor's Choice + A Publisher Weekly Best Book of the Year + An American Library Accociation Top Ten Best Book for Young Adults
"Tentang tiga hal aku benar-benar yakin:
Pertama, Edward seorang vampir.
Kedua, ada sebagian dirinya---dan aku tak tahu seberapa dominan bagian itu---yang haus akan darahku.
Dan ketiga, aku mencintainya. Dan cintaku padanya teramat dalam dan tanpa syarat."
Ketika Isabella Swan pindah ke Forks yang muram, ia bertemu Edward Cullen, cowok misterius sangat memesona yang membuat perasaannya jungkir-balik. Dengan kulit porselen, sepasang mata keeemasan, dan suara merdu memikat, Edward sungguh sosok teramat menarik yang membuat Isabella terpikat. Selama ini Edward telah berhasil menyembunyikan identitasnya yang sesungguhnya, tapi Bella bertekad untuk menyingkapkan rahasia paling kelamnya. Hanya saja Bella sama sekali tidak menyadari bahaya yang menantinya, ketika hubungannya dengan Edward semakin akrab. Dan sanggupkah Bella berpaling dan meninggalkan Edward sebelum segalanya terlambat dan tak ada jalan kembali baginya? Ini adalah kisah cinta terlarang. Dan seperti cinta terlarang lainnya, cinta ini tak mengenal jalan kembali, selain menjadi hidup dan sekaligus mati pada saat yang sama.
Mengintip konsep kendaraan yang digunakan dalam buku Twilight yang senantiasa diceritakan mengiringi kisah para tokoh dan memiliki andil dalam beberapa moment yang melatar belakangi kehidupan Bella dan keluarga Cullen sehari-hari:
Mobil pertama Bella yang dibelikan Charlie sebagai hadiah selamat datang ke kota Forks: 1953 Chevrolet Pickup Truck
Mobil Edward, biasa digunakan oleh anak-anak keluarga Cullen untuk pergi ke sekolah: Volvo S60 R
Mobil Rosalie yang cukup mencolok di kota kecil Forks, hanya dipakai sejak Edward mulai berkencan dengan Isabella Swan: BMW M3 convertible
Mobil Carlisle (ayah angkat Edward), agak sedikit dibahas tetapi digunakan untuk ke rumah sakit tempatnya bekerja. Mulai diceritakan pada buku kedua: Mercedes S55 AMG
Mobil Emmet, dipakai ketika Edward mengajak Bella ke hutan: Jeep Wrangler
Dan terakhir tapi bukan yang paling akhir, mobil Edward untuk acara special, hanya pernah digunakan sekali untuk membawa Bella ke Prom: Aston Martin V12 Vanquish
Versi Film Vs Novelnya Oleh: Widi - 11 December 2008
Edward kalah kharisma dengan James. Well, itulah hal pertama yang ada dalam benakku setelah melihat versi film dari Novel Twilight. Setelah memperhatikan film sepanjang 120 menit ini aku merasa satu jam awal sangat monoton. Film Twilight baru terasa ‘greget’nya saat trio Laurent – Victoria – James datang ketika keluarga Cullen bermain Baseball.
Aku jadi gak begitu excited lagi dengan tokoh Edward, mungkin karena porsi dan penggalian karakter yang ditampilkan kurang terasa greng. Meskipun secara gesture dan penampilan okelah, dia cukup mewakili sebagai mahluk vampire.
Stephenie Meyer yang muncul beberapa detik seperti iklan saja. Ya…mungkin karena ini aku terlalu tinggi ekspektasinya dengan film ini. Secara novelnya udah dikupas tuntas-tas-tas..hehhe..jadi jika filmya ada hal yang meleset dari novelnya yang ada adalah protes melulu..:D
Melihat film ini kok rasanya jadi seperti nonton sinetron saja. Yang membuat bagus adalah pemilihan setting film ini yang benar-benar bisa menampilkan Forks yang masih memiliki hutan pewaran serta memiliki curah hujan tinggi, Jadi ingat Bogor jaman dulu. Pohon-pohonnya sangat alami dan suasananya memang cocok untuk koloni vampire, yang kabarnya gak bisa ‘hidup’ dengan daerah yang banyak cahaya mataharinya. Jadi bergahagialah kalian yang hidup di kota-kota yang banyak cahaya mataharinya kayak Jakarta dan Surabaya karena Vampire ogah hidup di situ hehhehe…
Tokoh Jacob yang gondrong juga kurang terasa akrab dengan Bella, mungkin juga karena porsinya kecil sekali. Intinya film ini kurang panjangggggggggggggggggg…….hihihii Terasa cepet banget sehingga seakan-akan karakter yang ada jadi kehilangan ‘roh’-nya.
Yang paling seru adalah scene saat Cullen Family main baseball trus diiringi lagu Muse — Supermassive Black Hole …wowww…keyeeen…
Selebihnya ya saat pertarungan Edward dan James..scene yang lain..?! ketik C spasi D ..(Cape..Dehh..)
Ya..bagi yang belum nonton, nonton ajalah daripada penasaran. Meskipun aku cuma bisa ngasih bintang 2,5 untuk film ini. Apa karena budjetnya kecil kali ya..? Kalo versi filmnya dibikin semacam film LOTR yang panjang dan lama…mungkin bisa lebih puas.
Mobilnya keren-keren, Alice dan Jasper oke juga, yang paling bikin bete justru tokoh Eric..duh engga banget nih anak hahahha…Tokoh Mike oke juga..
Ada lukisan yang pengen banget aku liat waktu si Bella main ke rumahnya Edward yaitu lukisan Carlisle dengan keluarga Volturi, tapi di Film gak ada sama sekali. Sedih deh..
Yang jadi Carlisle lumayan mirip dengan Tom Cruise, tapi lebih sipit matanya.
Overall, aku gak terlalu menyukai versi Film ini, masih excited baca novelnya, mungkin karena aku sangat menikmati membaca daripada bahasa visual.
Semoga saja Film lanjutannya, New Moon akan lebih menarik.