Cuci-cuci....Bersih-bersih....!! Yuk Pilih buku mana saja yang kamu suka, dan dapatkan discount special UP TO 40%. Psstt...bisa buat teman ngabuburit juga loh dalam rangka menyambut Ramadhan kali ini.
Bekerjasama dengan Penerbit KOMPAS, mengedepankan buku-buku bertemakan nasionalisme. Mari kita gali lagi pengetahuan tentang INDONESIA!! Supaya kita lebih...CINTA INDONESIA. MERDEKA!
TUAN LEONOWENS SP DI ANTARA MAESTRO SASTRA DUNIA
Penulis: Inge Putri Darmawansyah
Sungguh saya tidak habis berpikir kepada kedahsyatan tulisan sastrawan dunia Leonowens...
Buku ini menjelaskan dasar-dasar pemrograman flex yang merupakan sebuah era baru teknologi internet yang kaya dan interaktif. Pembahasan buku ini meliputi pengenalan pemrograman flex beserta contoh...
Ronald, cowok kelas 2 SMA, sudah lama naksir Citra yang masih kelas 3 SMP. Tapi Ronald belum mau PDKT. Ia menunggu sampai Citra masuk SMA, karena itu ia hanya bisa mengamati Citra dari jauh.
Saat yang ditunggu Ronald selama berbulan-bulan akhirnya tiba. Citra masuk SMA! Namun Ronald kecewa karena ternyata Citra masuk SMA yang sama dengan adiknya, Reinald, dan sekelas pula. Namun, keinginan dan harapan terbesar Ronald untuk mendekati Citra tak pernah terwujud. Cowok itu kecelakaan dan tewas di tempat, tidak jauh dari rumah Citra.
Reinald menganggap Citra-lah penyebab kematian kakaknya. Rasa marah dan keinginannya untuk menyalahkan Citra membuat sikapnya terhadap cewek itu menjadi penuh permusuhan. Keduanya kemudian kerap bertengkar tanpa Citra tahu pasti alasan sebenarnya.
Sikap Reinald berubah drastis ketika Citra memutuskan untuk tidak lagi mengacuhkannya. Kini Reinald berada di posisi yang sama seperti Ronald dulu. Perubahan sikap Reinald itu tanpa sadar mendekatkan keduanya. Dan akhirnya Reinald tak lagi ingin menjaga Citra demi almarhum kakaknya.
"Gue suka cewek lo," ucap Reinald suatu hari di depan foto Ronald. Dan itu membuat sang kakak kemudian "kembali"!
Resensi "Diam Tanpa Aku" Oleh: ShiShil - 19 July 2009
Novel satu ini bikin aku kecanduan. Gimana nggak? Bacanya sampe kemalemman. Resensinya sebagai berikut:
Ronald naksir berat sama Citra yang masih kelas 3 SMP. Karena itu Ronald menunggu hingga cewek itu mengenakan seragam putih abu-abu. Setiap hari Ronald cerita ceplas-ceplos tentang Citra, Citra, dan Citra. Baik itu pada sahabatnya sendiri, ataupun adik cowok satu-satunya, Reinald. Tentang manisnya Citra kalau rambutnya diikat asal-asalan, begonya dia kalau olahraga, usilnya yang ikin gemas saja, warna favoritnya, biru, dan blablabla,,,
Saat yang ditunggu tiba. Citra masuk SMA namun bukan di sekolah tempat Ronald, melainkan di sekolah adiknya. Bisa ditebak ekspresi Ronald pada adiknya. Tapi dia tahu ini bukan salah Reinald sepenuhnya.